Alinka Hardianti, Profil Salah Satu Wanita yang Mengebrak Dunia Otomotif

alinka hardianti

Dunia Otomotif, khususnya dunia balap biasanya digambarkan sebagai dunianya para lelaki.

Hal ini dikarenakan dalam dunia balap lebih menampakkan suasana yang dipicu adrenalin, yang umumnya bias oleh dunia pria.

Porsi wanita pun lebih nampak dikesampingkan. Wanita dalam dunia otomotif biasanya hanya ditampilkan sebagai presenter, spg, dan dalam dunia balap umumnya sebatas pada umbrella girl.

Posisi wanita seakan-akan dieksploitasi sebagai pendaming pria dalam dalam dunia otomotif.

foto alinka hardianti
Sumber : hondamobilpemalang,com

Dunia otomotif sesungguhnya adalah dunia yang bebas dan tidak bergantung pada suatu gender. Tentunya kita tidak dapat mengesampingkan fakta bahwa wanita menjadi spg atau umbrella girl.

Spg memang dibutuhkan untuk menarik kaum adam dalam bidang marketing otomotif dan demikian juga umbrella girl, dibutuhkan agar tim balap tersebut dilirik oleh penonton balapan yang umumnya kaum adam.

Lantas di mana kah kaum hawa? Mengapa mereka kurang tertarik dengan dunia otomotif?

Dalam hal ini kemungkinannya adalah faktor selera dan budaya. Tentunya kita tidak bisa memaksakan selera seseorang. Bisapun dengan tidak dipaksa melainkan dengan upaya persuasif.

Demikian pula dengan budaya, karena sudah lama dunia otomotif lebih sesuai dengan selera pria pada umumnya, maka dunia otomotif pun diam-diam dicap sebagai dunianya pria.

Melihat permasalahan ini kiranya kita perlu berefleksi bahwa kesempatan yang ada pada dunia otomotif adalah terbuka.

gambar alinka hardianti
Sumber : pinterest,com

Keterbukaan inilah yang dimanfaatkan Alinka Hardianti. Wanita ini jatuh hati pada dunia otomotif sejak 2006 silam akibat film Fast and Furious: Tokyo Drift. Film inilah yang menginspirasi Alinka untuk terjun di dunia balap.

Perempuan yang lahir di Jakarta, 21 Juli 1992 ini membuktikan bahwa posisi wanita sesungguhnya di dunia otomotif tidak hanya sebatas presenter, spg, ataupun umbrella girl saja.

alinka hardianti
Sumber : goodnewsfromindonesia,id

Terjunnya Alinka di dunia balap tidak sekadar ia jatuh hati pada suatu film saja. Upaya persuasif oleh ayahnya pun juga menjadi dasar kecintaannya di dunia otomotif.

Sejak kecil Alinka sering diajak ayahnya menonton kompetisi balap setiap akhir pekan. Dari situ Alinka mulai belajar berkendara dan memasuki dunia Balap.

Alinka Hardianti memulai karir balapnya dari balap slalom. Dari sanalah prestasi Alinka mulai menanjak. Ia berhasil meraih banyak juara seperti Juara I Aerio Super Slalom kelas wanita seri I hingga seri V, dan berbagai penghargaan lainnya.

mobil alinka hardianti
Sumber : kabaroto,com

Alinka mulai memasuki dunia drifting pada tahun 2009 dan langsung menjadi juara I front wheel drive. Alinka ditarik oleh tim Achilles, yang merupakan produsen ban mobil, pada tahun 2011.

Berkat tim tersebut Alinka akhirnya mendapat mobil drift yang mumpuni. Kini nama Alinka melejit khususnya dalam dunia drift.

Hal ini dikarenakan prestasi Alinka yang menonjol akibat partisipasinya dalam Formula Drift Asian 2011 sebagai pembalap wanita satu-satunya.

Demikian, bagi Alinka prestasi yang paling membanggakan adalah partisipasinya dalam kompetisi balap touring di jepang dengan di pihak Toyota Team Indonesia.

alinka hardianti drift
Sumber : goodnewsfromindonesia,id

Alinka saat ini menekuni empat bidang balap yakni slalom, drift, touring, dan sirkuit. Kendati Alinka mengawali karir balapnya sebagai cara menyalurkan hobi saja, kini Alinka menekuni profesi pembalap ini dengan serius.

Alinka menyadari bahwa profesi ini sendiri kurang difasilitasi oleh pemerintah dan animo masyarakat sendiri terhadap olahraga balap masih rendah.

Hal itu tidak menjadi halangan bagi Alinka untuk menekuni profesi pembalap.

alinka hardianti slalom
Sumber : youtube,com

Alinka sendiri adalah salah satu contoh dari sekian banyak pembalap wanita. Profilnya sebagai pembalap merupakan gebrakan bagi dunia otomotif yang umumnya didominasi kaum adam.

Alinka Hardianti membuktikan bahwa hidup wanita tidak hanya sebagai pendamping pria.

Hidup wanita tidak hanya kisah penunggu pria yang mau menikah dengannya dan berakhir pada urusan dapur dan mengasuh anak saja.

Wanita adalah manusia yang berhak untuk memiliki petualangan hidup.

Sumber Featured Image : goodnewsfromindonesia,id

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password