Apa Sebenarnya Arti Kode Di Ban Mobil? Ini Jawabannya!

Arti Kode Di Ban Mobil

otoRev.com AKULAKU – Ban merupakan salah satu komponen utama yang terdapat pada kendaraan. Masing-masing jenis kendaraan biasanya memiliki model dan jenis ban yang berbeda-beda. Oleh karena itu, produsen ban sengaja membuat ban lengkap dengan kode-kode tertentu yang menyertainya. Kode yang disematkan pada bagian sampin ban biasanya menjelaskan tentang ukuran ban, tebal ban, dan sebagainya.

Namun, masih banyak orang yang masih belum memahami arti kode-kode tersebut. Padahal, kode-kode tersebut sangat penting untuk diketahui. Nah, buat kamu yang masih belum memahami cara membaca kode pada ban, berikut penjelasannya.

Baca juga : Tips Merawat Ban Mobil atau Motor Agar Lebih Tahan Lama

arti kode di ban mobil

Arti Kode di Ban Mobil

Sebelum memahami kode ban, sebaiknya pahami terlebih dahulu urutan kode yang dituliskan pada ban sebagai berikut :

“[Prefix][Tebal Ban]/[Rasio Ban][Rating Kecepatan][Konstruksi Ban][Ukuran]”

Dari format di atas, contoh pengaplikasiannya adalah  P245/40ZR18. Memang sih terlihat sedikit rumit, berikut penjelasannya.

Prefix

Bagian ini merupakan kode jenis ban mobil. Pada contoh di atas, kode disimbolkan dengan huruf “P”. Huruf ini merupakan kode ban penumpang. Kode lain adalah “T” digunakan untuk ban serep, “LT” untuk truk ringan, dan “ST” untuk truk berukuran besar.

Tebal Ban

Kode yang satu ini dengan angka numerik bersatuan milimeter. Fungsinya untuk menunjukkan ukuran tebal ban saat dipasang dengan velg yang sesuai. Pada contoh tertulis “245”, artinya ketebalannya 245 milimeter.

Rasio Ban

Kode ini menunjukkan rasio ketinggian ban terhadap ketebalan ban. Kode ini menunjukan persentase ketinggian ban dibandingkan ketebalan ban. Jika pada contoh tertulis 40, itu artinya ketinggian ban 40% dari ketebalannya.

Rating Kecepatan

Desain ban disesuaikan dengan kemampuannya melaju dalam kecepatan tertentu. Umumnya kode ini ditunjukkan dengan kode huruf. Kode huruf “B” menunjukan kecepatan yang paling rendah sekitar 50km/jam, artinya ban jenis ini cocok digunakan untuk kendaraan yang digunakan sehari-hari. Sedangkan huruf “Z” untuk kendaraan berkecepatan tinggi yang lebih dari 300km/jam.

Konstruksi Ban

Kode ini menunjukan bentuk rangkaian konstruksi ban. Hanya ada dua kode yang terdapat pada bagian ini, yaitu “R” untuk mewakili ban radial berkonstruksi melingkar, sedangkan “D” untuk mewakili diagonal yang menunjukan konstruksi ban jenis lama. “R” umumnya mucul pada ban yang ditujukan untuk kendaraan sehari-hari seperti mobil. Sedangkan “R” biasanya muncul pada kendaraan besar seperti truk dan trailer.

Ukuran Ban

Yang terakhir adalah ukuran ban yang biasanya menunjukan diameter menggunakan satuan inci. Ada juga ban yang menggunakan milimeter agar dapat disesuaikan dengan ukuran ketebalan ban.

Itu dia cara memahami arti kode di ban mobil yang disematkan pada ban mobil. Bagaimana, mudah bukan?

Maka dari itu, sebelum membeli ban, pastikan kamu memahami spesifikasinya terlebih dahulu dengan melihat kode pada ban tersebut. Jika membutuhkan ban baru, kamu bisa membeli ban via AKULAKU untuk mendapatkan produk ban dengan kualitas terbaik. Ada layanan kredit tanpa kartu kredit dari AKULAKU yang nggak pake ribet. Dijamin nggak bakal nyesel deh.

Close

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password