Waspada! Ini Dampak Negatif Mengganti Ban Motor dengan Ban Cacing

dampak negatif mengganti ban motor

Halo sobat otomotif! Ketika kita berkendara di jalan raya, tentu tidak sedikit kita melihat anak muda yang mulai merubah keadaan ban motor mereka. Di sini, yang kami maksud ialah merubah ukuran ban motor yang awalnya standart menjadi ukuran ban motor cacing. Alias ukuran ban yang lebih kecil atau bahkan sangat kecil dibandingkan dengan ukuran standart yang ada.

Hal ini sedikit membuat saya pribadi penasaran untuk mengetahui apa saja dampak negatif mengganti ukuran ban motor normal menjadi ban cacing. Kira-kira sobat otomotif penasaran tidak? Jika kalian penasaran, langsung saja yuk cari tahu apa saja sih dampak negatif mengganti ban motor dengan ban cacing!

Dampak Negatif Mengganti Ban Motor dengan Ban Cacing

Motor Jadi Lebih Ceper

Ya! Salah satu dampak negatif ketika kita beralih menggunakan ban motor cacing ialah motor menjadi lebih ceper. Lebih ceper di sini yang kami maksud ialah posisi jarak antara bodi motor bagian bawah dengan tanah semakin dekat. Hal ini jelas akan membuat kita kesulitan apabila berada di jalan yang posisinya banyak polisi tidur.

Selain itu, ketika kita berada di jalan yang berlubang, hal ini bisa membuat bodi motor bagian bawah (dek bagian bawah) langsung menghantam dengan aspal atau lubang. Akibatnya, bagian motor tersebut akan reot atau patah.

Memang kondisi atau keadaan motor ceper sepintas terlihat sangat menarik dan lebih elegan. Hal ini mengingat hampir 90% motor yang menggunakan konsep “Thai Look” semuanya hampir ceper. Namun itu hanya digunakan untuk kontes saja. Dan bukan untuk penggunaan sehari-hari.

Tidak Bisa Dibuat Berboncengan

Dampak negatif mengganti ban motor dengan ban cacing yang ke dua ialah motor jadi lebih sulit untuk digunakan berboncengan. Loh kok bisa? Jelas bisa! Alasannya adalah, ketika kita menggunakan velg dan ban dengan ukuran yang kecil alias ban cacing. Maka secara tidak langsung kekuatan velg dan ban untuk menahan tekanan dari atas akan sangat besar.

Alhasil motor yang menggunakan ban cacing akan jarang digunakan untuk berboncengan dengan alasan takut ban bocor atau tiba-tiba mengempis.

Velg Mudah Bengkok

Seperti yang kita tahu, ukuran ban motor cacing sangatlah kecil. Maka jangan heran apabila velg yang mereka gunakan merupakan velg dengan ukuran kecil juga. Kondisi ini jelas akan sangat merugikan pengguna motor tersebut. Selain bisa membuat mereka jatuh, dampak terparah yang akan dialami oleh motor tersebut ialah, velg yang mereka gunakan akan mudah bengkok apabila terkena hantaman atau tekanan yang besar.

Misalnya, ketika kita asik berkendara di jalan yang berlubang dengan ban cacing. Dan kondisi kita belum mampu untuk menghindari lubang yang ada, maka jelas yang menjadi korban adalah ban dan velg motor kita. Bahkan dampak terburuknya adalah, velg patah atau bengkok. Jika sudah seperti ini, tentu kita akan menyesal.

Kena Tilang

Dampak negatif penggunaan ban cacing yang terakhir ialah, kita akan mudah terkena tilang oleh polisi apabila ada razia kendaraan bermotor. Dalam hal ini, pihak kepolisian sudah mengeluarkan undang-undang tentang ukuran ban motor atau velg motor yang harus standart dan tidak boleh lebih kecil dari ukuran aslinya karena membahayakan pengguna itu sendiri.

Nah sobat otomotif, setelah kalian membaca ulasan di atas, apakah kalian berniat untuk mengganti ukuran velg dan ban motor kalian menjadi ukuran ban cacing? Lebih baik jangan lah ya!

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password