Membandingkan Infiniti QX50, Lexus NX, Acura RDX, Audi Q5, dan BMW X3

membandingkan mobil mewah

Otorev.com – Seperti apa atmosfer yang terjadi jika merek-merek mewah sedang bersaing di pasaran? Sebutkan saja Infiniti, Lexus, Acura, Audi, dan BMW? Kira-kira bagaimana tekanan yang akan terasa ketika mereka berada di dalam satu lokasi pameran? Berikut penjelasannya seperti yang dilansir dari Autoblog.

Banyak pengamat mengatakan Infiniti tidak memiliki entri kompetitif yang tepat di segmen SUV mewah. Padahal industri otomotif menyadari segmen SUV adalah segmen yang pertumbuhannya paling cepat dalam hal penjualan dan produksi dibandingkan yang lain.

Belakangan ini, untuk mengatakan Infiniti QX50 2019 sudah ditunggu-tunggu oleh penggemarnya akan terkesan sebagai sebuah pernyataan yang tidak tepat. Infiniti tidak menunjukkan entri kompetitif yang agresif baik dari sisi desain interior maupun eksterior.

Didasarkan pada platform front-wheel-drive yang serba baru, Infiniti QX50 baru memang akan tampak lebih baik daripada pendahulunya. Meskipun tidak memiliki bentuk bawaan dari yang lama yang berbasis-belakang-dan-370Z, peningkatan yang dihasilkan dalam ruang kabin harus menjadi sesuatu yang layak untuk dipertimbangkan.

Namun bagaimana jika Infiniti Q50 2019 dibandingkan dengan merek lain dari segmen SUV? Misalnya seperti Lexus NX 300 2018, RDX Acura 2018, Audi Q5 2018, dan BMW X3 2018. Untuk tahun 2019, apa saja yang mungkin akan memberikan perbedaan antara Infiniti dengan merek-merek tersebut?

 

1. Dilihat Dari Mesin, Drivetrains, dan Transmisi

Acura memilih menjadi berbeda sendiri ketika semua pesaingnya meluncurkan mobil dengan mesin empat silinder turbocharged 2,0 liter. Untuk tahun 2019, Infiniti menjadi mobil kelas berat di antara empat merk yang lain, yang memiliki tenaga kuda dan torsi terbesar. Infiniti QX50 menggunakan mesin VC-Turbo Infiniti yang merupakan teknologi paling maju.

Lexus dikatakan yang paling ketinggalan dalam hal mesin di grup ini. Akan tetapi menjadi pesaing yang cukup berat dari sisi penjualan. Ini menandakan bahwa Lexus lebih mengutamakan selera pengguna daripada sekedar menambahkan kapasitas mesin. Dari sisi transmisi, Infiniti adalah satu-satunya mobil yang berani untuk menampilkan transmisi dengan variabel berkelanjutan.

Sedangkan BMW lebih unggul dengan menerapkan kecepatan sampai gigi delapan, sementara Audi adalah satu-satunya entri dengan manual otomatis dual-clutch. Acura dan Lexus hanya memiliki enam gigi, tetapi transmisi mereka diakui sebagai yang terhalus dan tidak boros dalam hal konsumsi bahan bakar.

Audi dan BMW tetap dengan konsep standar mereka, yakni dengan all-wheel drive. Sementara yang lain menawarkan pilihan penggerak depan atau all-wheel drive.

 

2. Dilihat dari Kargo dan Ruang Interior

Platform front-wheel-drive baru diterapkan oleh Infiniti QX50 keluaran 2019. Mobil ini menawarkan ruang kargo maksimum pada 65,1 kaki kubik. Pilihan yang dilakukan QX50 memang diakui lebih berani dari Acura RDX, Audi Q5 dan BMW X3 yang masing-masing menerapkan ruang kargo maksimum sebesar 2,3 kaki kubik.

QX50 juga lebih unggul pada desain jok belakangnya, sementara Lexus lebih unggul pada tampilan eksterior. Garis atapnya hampir sama dengan sedan bila dibandingkan dengan atap SUV dari merek lainnya. Ruang belakang kursi juga menjadi kelebihan Infiniti, disusul Acura RDX yang juga memiliki desain ruang belakang yang sama bagusnya dengan Infiniti.

 

3. Dilihat Dari Sisi Konsumsi Bahan Bakar dan Harga

Sekali lagi, Infiniti memiliki keuntungan di sini karena memanfaatkan kekuatan besar 30 mpg. Bahan bakar Audi dan BMW identik yakni pada kekuatan 25 mpg, sedangkan NX 300 pada 24 mpg dan Acura 22 mpg. Untuk harga, Lexus mendapatkan perhatian tertinggi karena menawarkan harga dasar terendah dibandingkan pesaingnya. Saingan ketat Lexus ialah Acura dan Infiniti karena selain menawarkan harga yang kompetitif dengan keluaran Lexus, kedua merek ini juga menambahkan beragam bonus untuk pelanggannya.

Namun Lexus punya kelebihan, dimana pabrikan Jepang dipilih oleh kebanyakan orang dengan alasan penampilannya lebih modis. Lexus dianggap menunjang prestige ketika dibawa ke acara-acara penting.

Di Indonesia sendiri, segmen mobil SUV merupakan arena persaingan ketat antara merek Lexus, Audi, dan BMW. Para eksekutif kelas atas di Indonesia tidak hanya mencari mobil yang fungsional tetapi juga nampak stylist sehingga mempertegas status penggunanya. Bagaimana dengan Anda?

Sumber gambar: autoblog

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password