Motor Roda Tiga Pakai SIM A atau SIM C?

motor roda tiga

Sepeda motor roda tiga menjadi sangat terkenal di internet. Kata salah satu penjual menjelaskan, selain di Kediri, Jawa Timur, motor ini juga dijual Pekanbaru, Riau, dengan harga jual Rp 11,8 juta.

Penjual importir yang berasal dari Pekanbaru, Riau menjelaskan sudah banyak orang membeli motor roda tiga, bahkan dipesan oleh konsumen dari luar kota.

Lantas, untuk mengendarai motor roda 3 perlu SIM apa untuk legal mengendarai motor ini, Surat Izin Mengemudi (SIM) jenis apa, C atau A?

Namun, jika dilihat dari peraturan, yaitu Undang-undang Lalu Lintas No.22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, dijelaskan bahwa sepeda motor merupakan kendaraan bermotor roda dua dengan atau tanpa rumah-rumah dan dengan atau tanpa kereta samping atau kendaraan bermotor beroda tiga tanpa rumah-rumah.

“Kalau tanpa rumah-rumah itu pakai SIM C, tetapi jika ada rumah-rumahnya menggunakan SIM A,” kata Wakil Kepala Korps Polisi Lalu Lintas (Wakakorlantas) Brigjen Pol Indrajit

Sementara itu, Kepala Bidang Regident (Registrasi dan Identifikasi) Korlantas Polri Kombes Pol Refdi Andri menjelaskan, semuanya tergantung dari hasil uji tipe dari kendaraan tersebut. Pihak Kementerian Perhubungan yang akan memutuskan.

“Tetapi mereka juga memutuskan sesuai dengan UU No.22 tentang Lalu Lintas dan Jalan Raya,” kata Refdi saat dihubungi Otomania di hari yang sama.

Kepolisian Resort Kota Tegal mewajibkan setiap pengendara kendaraan yang beroda tiga memiliki surat ijin mengemudi (SIM). Kewajiban tersebut sesuai dengan Undang-undang Lalu Lintas Nomor 22 Tahun 2009 tentang lalu lintas dan angkutan jalan.

“Setiap pengendara kendaraan tak terkecuali roda tiga wajib punya sim,” kata Kapolres Tegal Kota,AKBP Bharata Indra,Sik, melalui Baur Sim AKP M Kharis..

Menurutnya, pengendara kendaraan roda tiga yang saat ini banyak banyak lalu lalang di jalan sesuai aturan yang ada harus memiliki sim C. Sim C ini sesuai dengan jenis kendaraan roda dua.”Masuknya kendaraan roda dua, pengendaranya harus memiliki sim C,” jelas Kharis.

Selain memiliki sim, lanjut Kharis, pengendara dan pemboceng atau orang yang naik di atas bak belakang wajib menggunakan helm. Jika tidak memakai helm baik pengendara atau pemboncengnya maka akan dikenakan sangsi berupa penilangan.”Kalau tidak pakai helem jelas melanggar maka bisa ditilang,”tandasnya.

Pada kesempatan itu, Kharis juga meminta masyarakat pemilik kendaraan roda tiga tidak dirubah menjadi kendaraan pengangkut orang. Karena sesaui desain yang ada kendaraan roda tiga masuk dalam kendaraan pengangkut barang. “Jadi kalau di lapangan ditemukan kendaraan roda tiga dirubag untukmengangkut orang maka akan kami kandangkan,” pungkas Kharis. (Herman Budiyanto/ Hantoro/KBk)

Baca juga : Motor Roda 3 Fenomenal

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password