Sejarah Yamaha, dari Pabrik Piano Hingga Jadi Produsen Sepeda Motor Besar

Sejarah Yamaha, dari Pabrik Piano Hingga Jadi Produsen Sepeda Motor Besar

Pasti kalian semua sudah tahu mengenai pabrikan sepeda motor Yamaha. Merek sepeda motor satu ini memang sudah jadi salah satu pilihan bagi banyak konsumen sepeda motor di dunia, termasuk di Indonesia. Pilihan tipe produk yang beragam pada setiap lini produksinya didukung inovasi yang dilakukan selama bertahun-tahun membuat merek satu ini bertahan menjadi salah satu brand ternama di industri otomotif.

Sejarah dari pabrikan satu ini bisa dibilang cukup unik. Di akhir abad 19 atau awal abad 20, merek ini dikenal sebagai produsen instrumen musik seperti piano. Nama Yamaha sendiri diambil dari nama belakang pendirinya, Torakusu Yamaha yang mendirikan pabrik ini pada 1887. Selama sekitar setengah abad, pabrik ini berkutat pada produksi instrument musik.

Yamaha memproduksi sepeda motor

Sejarah Yamaha, dari Pabrik Piano Hingga Jadi Produsen Sepeda Motor Besar

Pasca perang dunia II, industrialisasi di Jepang ditingkatkan dengan peningkatan produksi di  bidang manufaktur teknik. Yamaha juga terkena imbasnya. Beberapa sumber daya manusia yang kompeten di bidang teknik dari pabrik ini sebagian dialihkan untuk meriset produk sepeda motor. Hal ini dilakukan untuk memenuhi kebutuhan mobilitas yang cukup tinggi pada masa tersebut.

Di tahun 1955, sepeda motor yamaha komersial pertama dari diluncurkan. Tipe ini diberi nama YA-1 dan diberi sebutan “Akatombo” atau capung merah. Dibilang begitu karena memang bentuknya mirip hewan semak tersebut dan warnanya yang juga identik dengan warna merah. Yamaha YA-1 mengambil basis dari DKW RT 125, sebuah sepeda motor Jerman yang menjadi blueprint-nya juga dipakai oleh pabrikan lain pasca PD II.

Produksi motor Yamaha kemudian berlanjut dengan tipe-tipe yang lebih inovatif. Beberapa tipe lain dengan kapasitas mesin yang berbeda kemudian diluncurkan untuk memenuhi selera pasar demi bersaing dengan kompetitornya.

Yamaha memasuki pasar dunia

Sejarah Yamaha, dari Pabrik Piano Hingga Jadi Produsen Sepeda Motor Besar

Baca juga : Cara Membersihkan Block Mesin Pada Motor Yamaha Yang Benar Dan Mudah

Salah satu strategi yang digunakan Yamaha untuk memperkenalkan produknya adalah dengan mengujinya di arena balap. Tidak hanya di Jepang saja, tetapi kompetisi kelas dunia pun juga diikuti oleh pabrikan ini paling tidak dari tahun 1960-an. Kesuksesan Yamaha pada arena World GP di masa tersebut ikut mendongkrak brand image dari merek ini.

Dengan strategi ini, di tahun 1960-an Yamaha berhasil mengekspor produknya ke berbagai belahan dunia. Pasaran Amerika dan Eropa merupakan target utama yang dituju. Kedua benua ini merupakan pasar sepeda motor yamaha yang cukup besar dan persaingan di dalamnya cukup ketat.

Untuk bersaing dengan merek Amerika dan Eropa, Yamaha meluncurkan inovasi pada produknya untuk masuk ke segmen tertentu. Untuk segmen motor besar misalnya, Yamaha meluncurkan XS 650 yang diawali dengan debut XS-1 pada 1968. XS 650 merupakan sepeda motor bersilinder ganda yang dianggap berteknologi dan berperforma tinggi pada waktu itu. Kemunculannya sukses merebut pasar motor Eropa dan Amerika dari produk buatan negara mereka sendiri.

Kategori dirt bike juga turut digarap Yamaha. DIluncurkannya DT-1 pada tahun yang sama, 1968 juga mampu merebut hati para pecinta olahraga motocross yang sebelumnya telah mapan dengan produk buatan eropa. Yamaha juga selalu menghadirkan pembaruan yang terdepan soal teknologi pada produk-produk lanjutannya.

Yamaha di Indonesia

Sejarah Yamaha, dari Pabrik Piano Hingga Jadi Produsen Sepeda Motor Besar

Baca juga : Review Spesifikasi dan Harga Yamaha Scorpio 2011 Terbaru – Scorpio Z

Yamaha secara resmi membuka pabrik pertama di Indonesia sekitar tahun 1969.Waktu itu, beberapa produk masih diimpor dari Jepang dan hanya dirakit di Indonesia. Kemudian, tahun 1974 mereka mulai membuka pabrik yang lebih besar.

Pabrik Yamaha yang berlokasi di Jakarta ini kemudian mengembangkan tipe-tipe yang disesuaikan dengan kebutuhan konsumen pengendara sepeda motor yamaha di Indonesia. Beberapa tipe yang diluncurkan seperti Yamaha V 75, V 80, RS 100, L2G dan DT 100 diterima pasar Indonesia dengan sangat baik pada masanya.

Hal itu kemudian dilanjutkan dengan berbagai produk yang disesuaikan dengan kebutuhan zaman. Hingga saat ini, Yamaha menjadi salah satu produsen sepeda motor terbesar di Indonesia dengan peringkat nomor dua.

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password