Sparepart 3D Printer untuk Motor Klasik yang Keren

Sparepart 3D Printer untuk Motor Klasik yang Keren

Di era yang serba canggih ini banyak sekali barang-barang lama yang sudah dimodifikasi atau diperbarui. Sehingga barang menjadi lebih baru dan kekinian. Namun hal tersebut tidak akan berbeda bagi pecinta barang lawas. Yang tetap memilih barang jadul sebagai koleksi barang yang paling disayangi.

Salah satu barang jadul yang masih memiliki tempat adalah motor klasik yang keren. Bagi orang yang suka dengan dunia otomotif sekaligus penyuka barang jadul maka memiliki motor klasik yang keren bukanlah hal aneh. Dan bahkan mereka bisa saja mengeluarkan biaya berapa saja untuk motor klasik yang dimiliki.

Sparepart 3D Printer untuk Motor Klasik yang Keren

Pemilik motor klasik tak jarang selalu mengeluhkan tentang ketersediaan suku cadang atau sparepart untuk motor klasik yang dimilikinya. Terutama untuk koleksi motor dari merek asing dan jarang digunakan. Salah satu solusi yang diambil oleh para pemilik motor adalah kanibal part yang diambil dari motor lain yang kompatibel. Terutama untuk area mesin.

Namun saat ini zaman semakin canggih dan banyak hal bisa dilakukan dengan mudah, salah satunya adalah teknologi 3D Printer yang bisa digunakan untuk membuat sparepart motor klasik yang keren.

Pembuatan sparepart 3D Printer ini awalnya terjadi karena tuas choke yang dimiliki oleh Jonathan yang merupakan desainer dari Florida, Amerika ini patah. Jonathan memutuskan untuk menggunakan aplikasi Autodesk Fusion 360 untuk merancang sendiri part yang dibutuhkan daripada ia bingung mencari tuas choke yang baru.

Baca Juga : Sparepart Kawasaki Lawas Langka Dicari, Bagaimana Harganya?

Langkah Awal Membuat Sparepart 3D Printer

Langkah awal yang dilakukan untuk membuat sparepart 3D Printer adalah menggunakan scanner 2D untuk gambaran ukuran dan desain tuas choke yang akan dibuat. Sebagai patokan ukuran yang dibutuhkan maka dipilih kartu kredit sebagai pembanding saat gambarnya diimpor ke aplikasi Fusion 360. Scanning 2D yang dilakukan ini akan membuat proses model 3D berjalan lebih mudah. Sebenarnya menurut Jonathan menggunakan 3D Printer akan lebih mudah namun menggunakan scanner  2D saja sudah cukup untuk part seperti tuas choke.

Tuas choke memang terlihat sederhana namun mendesain menggunakan aplikasi komputernya cukup rumit. Jika terjadi kesalahan seperti ukurannya kelebihan beberapa milimeter saja maka tuas yang sudah dihasilkan tidak akan bisa digunakan. Namun di sini Jonathan bisa berhasil membuat tuas choke dengan baik meskipun hasil yang didapatkan tidak sebagus buatan pabrik. Dan Jonathan mendapatkan hasil ini karena ia melakukan 3D Printer pada tuasnya dengan tinggi lapisan 0.3 mm agar hasilnya cepat dibuat.

Baca Juga : Cerdas Berbelanja, Ini Alasan Kenapa Kamu Harus Berhati-Hati dengan Sparepart Bekas

Tuas choke ini sebenarnya masih prototip sehingga akan dibuat kembali dengan resolusi 3D Printer yang lebih tinggi. Selain itu, kedepannya Jonathan akan menggunakan material yang lebih kuat yaitu PETG atau Polyethylene Terephthalate. Tapi bahan yang digunakan untuk tuas choke ini sudah bagus, terbukti dari masih dipakainya tuas choke hingga 2 tahun karena masih bisa bekerja dengan baik tanpa ada masalah sedikitpun.

Baca Juga : Tips Membeli Sparepart Motor Bekas

Membutuhkan Keahlian Khusus

Tentunya untuk membuat sparepart 3D Printer membutuhkan keahlian khusus mendesain part-part yang dibutuhkan dan untuk mendapatkan hasil yang baik tentunya harus bisa berhati-hati dan teliti agar sama sekali tidak terjadi kesalahan sehingga part yang sudah dibuat bisa cocok dan bisa digunakan dengan baik. Selain itu, pemilihan material yang akan digunakan untuk membuat sparepart harus dipertimbangkan untuk mendukung kinerja part ketika digunakan.

Itulah sedikit ulasan tentang sparepart 3D Printer untuk motor klasik yang keren. Semoga informasi yang disampaikan bermanfaat.

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password