Mengenal Lebih Jauh Tentang Tapak Ban dan Fungsinya

tapak ban dan fungsinya

Otorev – Berbicara megnenai tapak ban, setiap merek dan jenis ban memiliki pola atau kembangan yang berbeda – beda. Pola tapak ini akan mengacu pada standar dasar yang sama. Pola tapak ban ini bisa dibedakan kembali menjadi beberapa pola. Tidak hanya sekadar membuat tapak, namun ada fungsi lain yang harus diketahui. Pada ulasan kali ini akan mengajak anda untuk mengenal lebih jauh tentang tapak ban dan fungsinya.

Pola tapak ban dibedakan menjadi tiga pola. Yang pertama adalah simetris, asimetris dan juga dirctional atau uni-directional. Ketiga ini memiliki karakter dan juga kemampuan dalam membuang air yang berbeda – beda. Tak ada salahnya mengetahui apa jenis tapak ban yang anda miliki beserta dengan fungsinya.

Tapak Ban dan Fungsinya Masing – Masing

  1. Simetris


Tapak ban dan fungsinya yang pertama adalah pola simetris. Pola ini sebenarnya yang paling umum dan ditemui di kebanyakan ban saat ini. Seperti namanya, ada pola pada tread sert permukaan karet paling luar yang memiliki desain simetris di kedua sisinya. Ada di sisi luar dan dalam di sepanjang tread yang mengelilingi ban. Sementara untuk motif desain yang sama ada di antara satu blok dengan blok lainnya juga. Desain ini menghasilkan pola untaian yang mirip gelombang. Alur utamanya berfungsi untuk membuang air. Sementara ban dengan pola tread simetris ini tidak akan mempermasalahkan arah. Hal ini bisa membuat pengguna mampu membolak balikkan ara rotasi. Karakter yang diunggulkan adalah nyaman dan tidak bising.

  1. Asimetris

Tapak ban dan fungsinya berikutnya adalah asimetris. Polanya menggunakan desain yang berbeda antara kedua sis. Hal ini akan menghasilkan daya cengkeram yang lebih baik. Ban dengan adanya pola asimateris ini seperti dua ban yang berbeda dan digabungkan menjadi satu karena adanya pola alur sisi luar dan juga dalam. Untuk pola sisi dalam jumlahnya lebih banyak jika dibandingkan sisi luar. Hasilnya adalah karkater yang ada lebih unggul daya cengkeramnya untuk kondisi jalan yang basah. Sisi luar memiliki pola yang lebih sedikit memberi kontak baik pada permukaan jalan. Mampu meningkatkan daya cengkeram ketika digunakan serta untuk menikung dengan kencang.

  1. Directional (Uni-directional)

Berikutnya, tapak ban dan fungsinya adalah pada pola yang sangat mengikut arah. Biasanya sering digunakan serupa arah panah atau huruf V dan uga tanda panah penunjuk arah rotasi di dinding – dinding ban. Pola tapak ini bebas dipasang dimana saja sesuai dengan arah yang sudah dianjurkan. Bentuk dari pola laur memiliki fungsi yang optimal untuk memecah air dan mengurangi kecenderungan dari adanya aquaplanning ketika jalanan dalam kondisi basah. Ban dengan jenis ini memiliki cengkeraman yang baik di jalanan dengan kondisi kering.

Mengenal lebih jauh tentang tapak ban dan fungsinya ini akan membuat kita lebih mengenali apa tapak ban yang kita miliki. Ada tiga tapak ban seperti tapak ban dengan pola simetris, asimetris dan juga directional. Masing – masing memiliki fungsi yang berbeda. Namun pembuatan tapak dan pola ini memiliki tujuan untuk keamanan dalam berkendara.

Mengenal lebih jauh tentang tapak ban dan fungsinya ini tentu membuat kita paham apa ban yang kita gunakan. Pola atau tapak ban yang cocok untuk kondisi jalanan kering dan basah tentu berbeda. Pastikan memilih tapak ban yang tepat apabila ingin memodifikasi motor atau kendaraan yang dimiliki.

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password